Updates > > Perhatikan Tiga Hal Ini untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda di Marketplace

Perhatikan Tiga Hal Ini untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda di Marketplace

Marketing

25 March 2021

Marketplace ecommerce saat ini merupakan tempat dimana konsumen biasanya menghabiskan waktu mereka untuk mencari produk baru. Pengoptimalan marketplace ini dapat membantu konsumen Anda untuk lebih mudah dalam menemukan brand Anda.

Mesin pencarian tidak lagi menjadi satu-satunya opsi ketika konsumen ingin mencari produk secara online. Pada tahun 2018, hampir 54% pencarian produk secara online dimulai dari platform Amazon. Hal ini dapat terjadi karena mulai terbukanya pintu dari penggunaan m-commerce (mobile-commerce). 70% produk online yang berakhir menjadi pembelian, umumnya terjadi dalam waktu kurang dari satu jam. Dan karena itulah, produk online pada marketplace saat ini sudah mencapai 67.2% dari keseluruhan hasil e-commerce global sebesar hampir 3,5 triliun dolar pada tahun 2019.

Hal ini menunjukkan bahwa marketplace pada e-commerce senantiasa menjadi pilihan tepat untuk bisnis Anda. Aplikasi yang dikembangkan secara baik juga memberikan konsumen Anda kecepatan, kenyamanan, perbandingan harga produk yang mudah, dan juga keamanan yang tinggi. Jadi, ketika Google membuat Anda mungkin lebih sulit dalam mendapatkan traffic secara organik dan meningkatkan visibilitas brand pada SERP mereka, marketplace online menjadi pilihan yang lebih mudah untuk bisnis Anda. Marketplace menawarkan brand Anda tempat untuk berinteraksi secara langsung dengan calon customer yang memang telah siap untuk melakukan transaksi dengan Anda.

Berikut ini tiga kunci konsiderasi yang dapat membantu Anda mengoptimalkan strategi bisnis
e-commerce berbasis marketplace:

Perhatikan Tiga Hal Ini untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda di Marketplace - ecommerce enabler

Temukan Marketplace yang Tepat untuk Bisnis Anda

Pada tahun 2018, Amazon menyumbang sebanyak 49% penjualan e-commerce di Amerika – berada tepat di depan eBay pada posisi kedua (6.6%) dan menguasai sebanyak 33.5% penjualan di Inggris. Dalam beberapa negara ini, tentunya dapat dilihat bahwa Amazon merupakan prioritas utama dalam pengoptimalan marketplace.

Akan tetapi, marketplace lain yang juga mulai berkembang seperti Etsy bisa juga menjadi pertimbangan. Ketika berbicara tentang cakupan secara internasional, tiap-tiap daerah/ negara juga pasti memiliki marketplace unggulannya sendiri. Misalnya di Tiongkok, Alibaba merupakan raja dari marketplace dengan saham sebesar 58.2%, dibandingkan dengan Amazon yang hanya berkisar antara 0.7% dari total keseluruhan penjualan e-commerce di sana.

Lain halnya di negeri Jepang, Amazon dan Rakuten selalu berkompetisi untuk berada di depan, dengan saham sebesar masing-masing 20%. Sudah beberapa tahun Rakuten berhasil berada di posisi terdepan dalam kompetisi internasional dan hingga kinipun marketplace tersebut masih terus mengembangkan layanannya hingga ke negara Amerika. Ketika memikirkan tentang strategi pemasaran, penting untuk Anda melakukan riset terlebih dahulu sebelum menentukan target pasar dan juga sarana penjualan apa yang akan menjadi prioritas bagi bisnis Anda. Untuk di Indonesia sendiri, Anda bisa memulainya dengan melakukan riset pada marketplacemarketplace yang sudah besar seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, Blibli, JD.ID dan lainnya. Pilih dahulu beberapa marketplace yang paling sesuai untuk bisnis Anda dan mulailah untuk mengoptimasinya.

Perhatikan Tiga Hal Ini untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda di Marketplace - ecommerce business integration

Integrasikan Strategi Bisnis Anda

Penjualan melalui marketplace umumnya merupakan cara yang lebih mudah dalam memasuki pasar baru. Sistemnya cepat, budget-friendly, dan menawarkan pengalaman berbelanja lokal yang juga otentik. Memahami ekspektasi pengguna merupakan salah satu kunci untuk memaksimalkan penjualan dan membangun loyalitas untuk brand Anda. Di negara Tiongkok, penggunaan kata kunci, daftar produk, dan iklan untuk pengoptimalan marketplace merupakan hal yang sudah sangat umum dilakukan.

Konsumen senantiasa menghargai layanan pelanggan dan mengekspektasikan komunikasi yang personal serta langsung dengan penjual. Setiap marketplace pasti memiliki keunikannya masing-masing beserta dengan varian fitur yang berbeda di dalamnya. Dengan adanya negara-negara Asia di garis depan pertumbuhan e-commerce, maka arus perkembangan teknologi dan inovasi inipun ikut mengalir dari Timur menuju Barat. Dan hal ini tentunya berpengaruh juga terhadap perilaku customer di berbagai negara-negara yang terdampak, termasuk di Indonesia.

Sebagai contoh, negara Tiongkok telah menjadi pionir dalam mobile payments. Dengan melewati penggunaan kartu kredit dan debit, customer saat ini sudah mulai berpindah dari metode pembayaran tunai menuju pembayaran yang cashless pada perangkat pintar mereka. Saat ini, 47% perangkat yang dimiliki oleh orang Tiongkok sudah memiliki e-Wallets yang menunjukkan bahwa hal ini sudah menjadi salah satu pilihan metode pembayaran penting di negeri tersebut. Dan kontrasnya, hanya sekitar 17% orang yang menggunakan e-Wallets di Amerika, karena penggunaan kartu kredit yang masih populer hingga saat ini.

Amerika mulai menggunakan e-Wallets pada tahun 2017 hingga 2019 yang membuat hal ini menjadi sebuah tren yang perlu Anda diperhatikan. Perusahaan Tiongkok seperti Alibaba dan Tencent menggabungkan fungsi media sosial, e-commerce, dan perbankan dalam satu integrasi. Hal ini efektif untuk dijalankan karena hampir 37% persen customer global mengunjungi website dan media sosial demi mendapatkan inspirasi untuk pembelian mereka. Pendekatan terintegrasi ini juga sudah semakin populer di negara Inggris, dengan adanya Harrods, Selfridges, dan Savoy yang mulai menerima Alipay sebagai salah metode pembayaran mereka.

Tren pasar di Asia ini tentunya dapat menjadi referensi yang sangat baik untuk strategi pengoptimalan pasar Anda, mengingat perkembangan e-commerce yang juga sangat pesat tidak hanya di negara barat melainkan di Indonesia.

Perhatikan Tiga Hal Ini untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda di Marketplace

Bicaralah Kepada Konsumen Anda

Hampir 42% konsumen memiliki, atau setidaknya menginginkan untuk mempunyai perangkat cerdasnya masing-masing (contohnya seperti Amazon Echo). Dengan dukungan dari asisten virtual seperti Alexa atau Google Home, kehadiran perangkat cerdas ini memperbolehkan calon customer untuk memesan produk tertentu melalui marketplace dengan menggunakan suara mereka, tanpa perlu membandingkannya dengan berbagai toko atau penjual. Data membuktikan bahwa, lebih dari sepertiga pengguna asisten virtual di Eropa Barat dan Amerika sudah melakukan hal tersebut.

Lalu, apa kaitan hal tersebut dengan strategi pengoptimalan bisnis Anda di marketplace? Dengan adanya teknologi pencarian berbasis suara ini, maka Andapun juga perlu mengoptimalkan konten-konten produk Anda agar tertangkap oleh customer yang menggunakan pendekatan baru ini.

Selalu update mengenai pengembangan terbaru dan tren yang berkembang di area teknologi tersebut. Banyak sekali hal yang bisa dikerjakan dibalik layar, contohnya seperti bagaimana mengoptimalkan iklan yang efektif untuk smart speakers secara umum. Cobalah penggunaan iklan dengan gaya radio, sisipkan beberapa saran tersembunyi untuk customer Anda, atau bahkan coba untuk menggunakan iklan interaktif yang dapat membalas konsumen secara otomatis. Ada banyak sekali contoh di luar sana yang dapat Anda tiru, oleh karena itu ingatlah selalu untuk mencari tahu perkembangan dan tren dari waktu ke waktu.

Sekian adalah tiga kunci yang dapat Anda pertimbangkan dalam mengelola dan mengoptimalkan bisnis online Anda di marketplace. Apabila Anda sudah menentukan bahwa Anda ingin memanfaatkan marketplace untuk bisnis Anda, namun masih bingung bagaimana cara memulai dan mengembangkannya? Atau bahkan Anda/ Brand Anda sudah terjun langsung di marketplace namun merasa kewalahan dengan banyaknya perihal detail yang harus diperhatikan seperti, banyaknya toko yang harus dikelola di marketplace yang berbeda, mengatur listingan produk dan proses stocking, membuat konten promosi, penentuan strategi bisnis dan lain sebagainya? Jika Anda merasa membutuhkan bantuan dan tenaga ahli untuk membantu bisnis Anda, maka ini adalah saatnya untuk mempertimbangkan jasa dari perusahaan e-commerce enabler seperti Jet Commerce.

Jet Commerce merupakan salah satu penyedia e-commerce solution Indonesia yang bergerak pada sektor B2B dan B2C di Jakarta, Indonesia. Sebagai perusahaan e-commerce enabler terpercaya se-Asia Tenggara, kami menawarkan solusi komprehensif & terintegrasi untuk mendukung pemasaran Brand di ranah e-commerce. Layanan e-commerce kami meliputi official store management, digital marketing, design & creative, customer relationship management, hingga pemenuhan order oleh fulfillment center.

Jet Commerce Fulfillment Center berlokasi di kota Tangerang. Bekerjasama dengan 8 partner logistik terpercaya, Fulfillment Center kami mampu memproses lebih dari 4000 pesanan (online order) dalam sehari, baik pengiriman instan maupun non-instan.

Layanan kami merupakan solusi lengkap bagi Brand, maupun pemilik bisnis yang ingin mengembangkan usahanya di pasar online, khususnya di marketplace-marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, BukaLapak, JD.ID, Blibli, dan lain sebagainya.

 

Reference: WordBank

Share It With Your Friends

Do You Have Any Question?

+62 21 808 23118

CONNECT WITH US

Do You Have Any Question?

+62 21 808 23118

CONNECT WITH US